Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi menduga kedua korban menjadi sasaran pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang tak dikenal.
“Hasil pemeriksaan saksi di lokasi kejadian, kedua korban merupakan korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal,” katanya.
Fauzi menjelaskan, korban Ahmad Miftahudin mengalami sejumlah luka tusuk pada bagian dada dan punggung.
Korban sempat dilarikan ke RS A.K. Gani Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Korban sempat dilarikan ke RS A.K. Gani Palembang. Setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Setelah itu, jenazah dipindahkan ke RS Bhayangkara Moh. Hasan Polda Sumsel,” ungkapnya.
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Ilir Barat I masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
Polisi juga masih mendalami keterangan sejumlah saksi guna mengetahui secara pasti kronologi maupun motif di balik pengeroyokan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.