Beberapa lokasi yang direncanakan menjadi titik pembagian di antaranya Masjid Taqwa, Masjid Agung, serta masjid di lingkungan DPRD.
“Ini bentuk kerja sosial kami dalam membantu pemerintah provinsi maupun Kota Palembang untuk masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.
Apriyadi menjelaskan, aksi sosial tersebut dilakukan karena dua alasan. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju pengukuhan pengurus IKA-MUBA yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September 2026.
“Alhamdulillah, untuk pengukuhan nanti insyaallah akan dihadiri Pak Gubernur dan dilaksanakan di Griya Agung. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur karena sudah memfasilitasi kegiatan yang akan dilaksanakan IKA-MUBA ini,” pungkasnya.