“Ironisnya lagi Sertijab tetap dilaksanakan, atas perihal tersebut menurut saya ini tidak adil dan ini pertanda buruk mulai tumpulnya komitmen Polda Sumsel soal sanksi bagi anggotanya jika dalam wilayah kerjanya terjadi kebakaran penyulingan minyak ilegal,” ungkap Toto.
Aktivis senior di Muba tersebut mengatakan, tindakan apa lagi yang akan diambil Polda Sumsel kedepan. “Pertanyaan saya bagaimana nanti jika di hari-hari selanjutnya terjadi lagi hal yang sama seperti di Kecamatan Keluang tempo hari, apa tindakan tegas Polda Sumsel,” ujar Toto.
Sementara, Kapolres Muba AKBP Iman Safi’i SIK MSi saat diwawancari sesuai melaksanakan sertijab mengungkapkan, seluruhnya memiliki kapasitas, seluruhnya mempunyai kesempatan dan ia juga kira sudah saatnya pergantian bisa rolling dan semuanya siapa saja bisa menjabat, semuanya memiliki kesempatan untuk itu.
“Semua sudah diputuskan dan memiliki penilaian tersendiri terhadap kinerja orang per orang masing-masing, jadi kita melaksanakan apa yang jadi amanat jabatan dalam rangka menjaga Kamtibmas,” jelasnya.