Diketahui bahwa lebar jalan hanya sekitar 4 meter sehingga untuk kendaraan tonase tinggi dan besar dipastikan tidak akan bisa melaluinya sehingga kendaraan besar bus, tronton, truk harus memutar balik arah melalui Simpang Meo – Baturaja- Prabumulih dan sebaliknya.
“Kita sudah menutup jalan total untuk mempercepat perbaikan jalan ini,” ungkap Jalil selaku Pengawas PPK 2.1 Muara Enim-Sugihwaras Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel.
Menurut Jalil, penutupan jalan tersebut direncanakan 2-3 hari kedepan, tergantung kondisi cuaca. Namun saat ini, pihaknya sudah mulai memasang gorong-gorong ukuran diameter 1 meter dengan panjang 2 meter, menyamakan dengan ukuran gorong-gorong sebelumnya.
Setelah itu akan ditimbun dengan material sehingga dalam waktu 2-3 hari, jalur tersebut sudah bisa dibuka kembali. Selama penutupan, lanjut Jalil, untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus bisa menggunakan jalur alternatif melalui pemukiman BTN Air Paku
Sedangkan untuk kendaraan besar harus melewati jalur Simpang Meo-Baturaja-Prabumulih, begitupun sebaliknya, sebab di jalur ini belum ada jalan alternatif yang memadai untuk kedaraan besar tersebut.