“Untuk ganti oli gratis dijadwalkan setiap Jumat, dengan pembatasan jumlah kendaraan, misalnya empat unit per pelaksanaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolres berharap keberadaan Kedai Padek tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi para driver, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara masyarakat dan kepolisian.
“Melalui Kedai Padek ini, kami berharap para driver bisa ikut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta membantu mengedukasi pengguna jalan agar tertib berlalu lintas,” tambahnya.
Menurutnya, para driver ojek memiliki peran strategis karena kesehariannya berada di jalan, sehingga dapat menjadi sumber informasi penting bagi kepolisian terkait kondisi di lapangan.