Dia berharap program serupa dapat dikembangkan di Sumsel, bahkan dirinya berencana akan menjalin kerjasama dengan pihak manajemen prakerja terkait pengembangan industri kerja dalam menambah lapangan kerja di Sumsel.
“Kita akan melakukan kerja sama dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Kerja Kemenko Bidang Perekonomian RI supaya lebih spesifik apa yang dibutuhkan di Sumsel,” tegasnya.
Elen mengungkap, banyak peluang yang dapat dikembangkan dalam pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Sumsel.
“Sumsel memiliki banyak potensi mulai dari perkebunan, pertambangan, jasa, pemasaran digital, pengelolaan makanan minuman, dan bidang lifestyle,” tandasnya.
Sementara itu Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Deni Puspa Purbasari mengatakan jumlah penerima prakerja di Sumsel sebanyak 6000 ribu dan sudah dibekali dengan berbagai pelatihan kerja.
“Jumlah pendaftar kartu pekerja di Sumsel ini berjumlah 1,4 juta orang yang diterima 600 ribu orang ini sesuai dengan kuota Provinsi di Sumsel, dengan kriteria yang sudah ditetapkan,”katanya.