“Seperti kita ketahui, dua tahun ini terjadi pandemi. Dulu memang kita berkomitmen, pengennya Lubuklinggau selalu ramai. ramai bukan dalam arti kegaduhan, tapi ramai dikunjungi, diisi dengan acara ataupun kegiatan yang memberikan nilai positif secara ekonomi. Namun sejak pandemi, telah membatasi kita untuk melaksanakan berbagai event tersebut,” jelasnya.
Namun disisi lain, lanjutnya, masyarakat tetap menginginkan pembangunan khususnya dilingkungan tempat mereka tinggal sehingga Pemkot Lubuklinggau harus menyiasati agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan optimal.
“Kedepan, kita tentu berharap pandemi segera berakhir. Maka program Ayo Ngelong yang sudah kita sampaikan sebelumnya digeser di tahun 2023. Harapannya juga sarana prasarana penunjang lebih siap lagi. Mudah-mudahan di tahun 2023 covid sudah tidak ada lagi,” tandasnya.
Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait berbagai hal sebagai masukan bagi Pemkot Lubuklinggau untuk lebih baik lagi kedepan.(*)