Cukup lama penyidik berdiskusi dengan pedagang sembako di Pasar Tradisional Palimo, pedagang menjamin ketersediaan beras SPHP kedepannya.
Hal yang sama juga ditemukan penyidik saat mendatangi Pasar Tradisional Plaju, beras SPHP sudah putus sepekan.
Petugas juga mendatangi ritel modern mulai dari Lotte Grosir dan Farmers di PTC disini sudah setahun tidak mendapatkan pasokan beras SPHP.
Selain itu di JM Plaju beras SPHP tak tersedia di display mereka.
”Kita sudah berkoordinasi dengan Bulog, minggu depan di pasar pasar tradisional beras Bulog sudah harus tersedia,”kata Kombes Bagus.
Inpeski mendadak itu setelah adanya perintah langsung dari Presiden Prabowo yang memastikan ketersediaan beras di masyarakat.
Kombes Bagus menyebut untuk suplai di Bulog sebetulnya mencukupi untuk dua tahun ke depan.
Tak terkecuali di daerah kabupaten kita lainnya di Sumsel, yang hingga kini terkadang menjadi kendala adalah penyalurannya.
”Kita (Sumsel-red) baru panen, ketersediaan cukup, bahkan daerah kita menjadi nomor dua harga beras termurah di Indonesia sebab sebagai lumbung pangan nasional,” jelasnya.