“PHD harus bersinergi dengan petugas kloter mulai dari tanah air sampai di Arab Saudi,” Ujar badruttamam.
Pembukaan seleksi PHD di Sumsel dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra. Dalam arahannya Sekda Sumsel menyampaikan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi petugas haji daerah tahun 2025. Untuk itu seluruh petugas haji daerah nantinya diharuskan memiliki integritas dan profesionalitas yang tinggi terhadap pelayanan kepada jemaah haji asal sumsel.
Ia menambahkan, PHD sendiri memiliki tiga fungsi layanan, yakni pelayanan umum, pelayanan bimbingan ibadah, dan pelayanan kesehatan. Seleksi PHD merupakan media untuk memilih calon-calon petugas yang profesional sebagai salah satu perangkat kloter dalam memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah haji.
“Mudah-mudahan kinerja PHD tahun ini akan lebih baik sehingga mampu mendongkrak kualitas layanan kepada jemaah haji pada operasional haji tahun 2025 nanti,” harap Edward.
Usai mengikui tes berbasis CAT, selanjutnya seluruh peserta akan mengikuti tes wawancara, baca tulis Al Quran dan tes kesehatan.