Sejak pertama kali dibuka, program ini mendapat respons positif dari warga Desa Upang dan sekitarnya. Banyak lansia yang sebelumnya jarang melakukan pemeriksaan kesehatan karena keterbatasan akses dan jarak ke fasilitas medis.
“Kebanyakan lansia di wilayah pesisir jarang memeriksakan kesehatannya. Karena itu kami menghadirkan inovasi Rumah Sehat ini agar mereka lebih mudah mendapatkan pelayanan,” jelas Ardianto.
Rumah Sehat Pos Upang dijadwalkan beroperasi dua kali dalam sebulan. Pada pembukaan perdana 13 Februari lalu, tercatat sebanyak 60 pasien lansia mendapat pelayanan. Sementara pada pelayanan kedua, jumlah pasien meningkat menjadi 72 orang.
Mayoritas warga memeriksakan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, serta tekanan darah. Pelayanan dilakukan oleh empat tenaga medis, yakni bidan desa yang bertugas di Desa Upang.
Program ini dinilai sangat membantu masyarakat karena selain pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapatkan pengobatan secara gratis. Pada kegiatan terbaru, sekitar 45 lansia tercatat menerima layanan pemeriksaan sekaligus pengobatan tanpa biaya.