Pada kesempatan yang sama, Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto SPsi MHan, selaku Komandan Operasi Satgas Siaga Darurat Bencana dalam paparannya menyampaikan, rekap titik hotspot di kabupaten Muba update di tanggal 30 September 2024 sebanyak 870 titik. Tingkat kepercayaan tinggi (80 % – 100%) ada di 9 titik. Tingkat kepercayaan medium (30% – 79%) ada di 834 titik. Tingkat kepercayaan rendah (1 % – 29%) ada di 27 titik.
“Titik hotspot ini berdasarkan uap panas pembuangan gas, sumur bor Ilegal drilling, cerobong asap, dan panas hamparan terbuka. Berdasarkan garis besar tentunya ini bukan pure karena Karhutlah. Banyak masyarakat yang masih kurang peduli akan titik hotspot ini. untuk kedepannya kita akan terus berupaya memberikan banyak edukasi untuk masyarakat,” tandasnya.
Adapun 16 dukungan peralatan penanganan siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan tahun 2024 diantaranya, Pompa Suport 23 HP : 5 Set.
Pompa Apung 13 HP : 10 Set. Pompa Sedang 6 HP : 15 Set. Pompa Jinjing 2 HP : 30 Set.
Breeching Inlet 2,5″ : 5 Unit. breeching 1,5″ : 15 Unit. Selang Polyster 2,5″ : 325 Roll. Selang Polyster 1,5″ : 135 Roll.
Flexible Tank : 25 Unit.
Light Tower : 2 Unit.
Motor Pemadam : 5 Unit. Tenda Posko : 2 Unit. Velbed : 50 Unit.
Amcus : 2 Unit. Breathing Apparatus: 10 Unit. Apd Karhutla : 50 Set.