PALEMBANG, Topik Sumsel — Seorang driver ojek online (ojol) bernama M. Wahidul Kahar (17) menjadi korban pengeroyokan dan perampasan sepeda motor usai mengantar pesanan minuman pelanggan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Residen Abdul Rozak, Kecamatan Ilir Timur II, tepatnya di depan Kodim 0418 Palembang, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh serta kehilangan satu unit sepeda motor berikut STNK yang disimpan di bawah jok kendaraan. Korban menduga pelaku berjumlah sekitar empat hingga lima orang.
Wahidul, warga Komplek RSS-B Jalan Melati III, Kecamatan Sako, menuturkan peristiwa bermula saat dirinya selesai mengantarkan pesanan minuman di kawasan Jalan Prajurit Kemas Ali. Saat melintas di Jalan Residen Abdul Rozak, korban diteriaki oleh sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di pinggir jalan.
“Mereka manggil sambil menunjuk-nunjuk jalan, tapi saya abaikan. Lalu mereka berkata, ‘Oi sengak nian rai kau ni.’ Saya jawab, ‘Aku idak sengak,’ sambil tetap melanjutkan perjalanan,” ujar Wahidul kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Diduga tidak terima, para pelaku kemudian membuntuti korban dan mengejarnya dari Jalan Urip Sumoharjo hingga akhirnya menghentikan korban secara paksa di Jalan Residen Abdul Rozak.
“Motor saya distop, lalu saya ditarik sampai jatuh. Yang memukul ada empat orang, satu orang lagi merekam kejadian. Dari perawakannya, mereka masih remaja, kemungkinan anak SMA,” jelasnya.
Korban sempat dikeroyok menggunakan tangan kosong, sementara teman korban yang berada di lokasi tidak berani memberikan pertolongan. Aksi pengeroyokan tersebut baru berhenti setelah seorang pengendara motor yang melintas turun tangan untuk melerai.
Namun, setelah situasi mereda, korban menyadari sepeda motornya telah raib dari lokasi kejadian.
“Setelah dikeroyok, motor saya sudah tidak ada. Saya tidak tahu siapa yang mengambil, apakah pelaku atau orang lain. Yang jelas motor sudah hilang,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, Wahidul telah melaporkan kasus pengeroyokan dan pencurian sepeda motor ke Polsek Ilir Timur II Palembang. Ia berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum.
“Motor itu baru tiga bulan saya kredit. Semua kejadian sudah saya laporkan ke polisi,” tutupnya.