PALEMBANG, Topik Sumsel — Duka menyelimuti keluarga korban kebakaran rumah di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang.
Setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari, seorang bocah berinisial MGA (2) yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026) malam.
MGA mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Mohammad Hoesin Palembang, setelah sebelumnya mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan akibat menghirup asap ketika terjebak di dalam rumah yang terbakar.
Kapolsek Gandus AKP I Made Budhi Harta Kusuma membenarkan kabar meninggalnya korban.
“Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang pada Kamis malam,” ujar AKP Made Budhi, Jumat (26/6/2026).
Ia mengatakan, penyelidikan penyebab kebakaran kini ditangani Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polrestabes Palembang.
“Penyebab maupun kronologi pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Penyidik juga akan meminta keterangan dari orang tua korban untuk melengkapi proses penyidikan,” katanya.
Jenazah MGA kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makrayu, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, usai pelaksanaan Salat Jumat.
Ayah korban, Rusli (40), mengatakan putranya meninggal dunia sekitar pukul 22.05 WIB setelah menjalani perawatan intensif sejak dievakuasi dari lokasi kebakaran.
Menurutnya, berdasarkan penjelasan tim medis, kondisi korban terus menurun akibat dampak menghirup asap dalam jumlah banyak saat terjebak di dalam rumah yang terbakar.
“Anak kami meninggal dunia sekitar pukul 22.05 WIB saat masih menjalani perawatan di rumah sakit. Setelah Salat Jumat, kami memakamkannya di TPU Makrayu,” ujar Rusli.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) sore. Saat kejadian, korban bersama dua anak lainnya berada di dalam rumah yang dalam keadaan terkunci dari luar ketika api mulai membesar. Ketiganya berhasil dievakuasi warga setelah pintu rumah didobrak, namun seluruh korban mengalami luka bakar dan paparan asap sehingga harus menjalani perawatan medis.
Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah tersebut.