Ia juga mengapresiasi rencana Cabup Muba Lucianty untuk menjadikan Kabupaten Muba pusat studi Ponpes di Sumsel. “Semoga nantinya bisa terealisasi dan menjadikan Muba Kota Santri di Sumsel,” terangnya.
Pengamat politik Sumsel, Muhammad Haekal Afafah SSos MSos, menilai keberhasilan Lucianty dalam menarik perhatian masyarakat tidak hanya didorong oleh aktivitas kampanyenya, tetapi juga oleh program-programnya yang dianggap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Muba.
“Lucianty menunjukkan program yang konkret dan jelas, terutama dalam pengembangan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM dan pengelolaan sumber daya lokal,” ujar Haekal.
Menurut Haekal, masyarakat Muba menginginkan pemimpin yang berintegritas dan memiliki visi jelas.
“Lucianty berada di posisi yang lebih menguntungkan karena ia berhasil menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi dan kemiskinan,” ulasnya.