Lebih lanjut disampaikannya, upaya itu juga harus dilakukan dengan bersinergi bersama berbagai pihak mulai tingkat paling bawah.
“Selain bersinergi dengan BNN dan Polda, sinergi juga harus dibangun mulai dari tingkat bawa seperti RT, Lurah, Camat maupun tokoh-tokoh agama,” paparnya.
Sementara itu, Duta Literasi Sumsel, Hj Ratu Teny Leriva Herman Deru mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun strategi untuk melakukan sosialisasi menyeluruh, termasuk ke tempat yang sebelumnya tak pernah terjamah.
“Tentu kita akan melakukan sosialisasi ke tempat-tempat yang tidak pernah diraih seperti yang disampaikan pak Gubernur. Saat ini kita sedang menyusun langkahnya sehingga sosialisasi ini dapat maksimal,” katanya.
Bahkan, pihaknya juga akan terus bersinergi dangan BNN dan Polda Sumsel terkait langkah pencegahan narkoba yang akan dilakukan.
“Generasi muda harus paham bahaya secara eksplisit. Kita harapkan langkah-langkah yang kita lakukan nantinya dapat mendorong minimnya angka penyalahgunaan narkoba di Sumsel ini,” pungkasnya.