MUBA, Topik Sumsel — Upaya meningkatkan keselamatan dan tata kelola pengelolaan sumur minyak oleh BUMD, koperasi, dan UMKM (BKU) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus diperkuat.
Salah satunya melalui penerapan Good Engineering Practices (GEP) atau tata kelola teknik yang baik dalam kegiatan produksi minyak.
Komitmen tersebut turut dilakukan PT Petro Muba dengan mengikuti sosialisasi dan pelatihan aspek keselamatan dalam kegiatan kerja sama produksi sumur minyak bumi yang digelar Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagsel.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Gambo, Kamis (1/10/2026), tersebut melibatkan BUMD Petro Muba, Koperasi Rezeky Bersama Sejahtera, serta UMKM PT Keban Berkah Energi.
Sejumlah narasumber dari sektor migas turut memberikan materi, di antaranya Pjs Kepala Operasional SKK Migas Sumbagsel Ferdian, Advisor HSE Medco E&P Grissik Indra Bangsawan, serta perwakilan Pertamina EP.
Sosialisasi tersebut diikuti puluhan penambang sumur minyak yang berada di bawah naungan ketiga BKU. Materi yang diberikan mencakup penerapan GEP dalam kegiatan produksi minyak, khususnya terkait aspek keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan.
Penerapan GEP dalam kegiatan produksi yang dikelola BKU tersebut mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Nomor 100.K/MG.06/DJM/2025.
Selain penerapan tata kelola teknik yang baik, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai manajemen api. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan pemahaman para penambang dalam mengantisipasi potensi bahaya kebakaran selama menjalankan aktivitas produksi.
Direktur Utama PT Petro Muba, Khadafi, mengatakan pihaknya menyambut positif kegiatan yang digelar SKK Migas tersebut. Menurutnya, pembekalan mengenai keselamatan kerja menjadi penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan sumur minyak.
“Kita sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh SKK Migas dengan memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi banyak pihak,” ujar Khadafi.
Ia mengatakan, PT Petro Muba terus berupaya menerapkan prinsip GEP dalam pengelolaan sumur minyak sesuai ketentuan yang berlaku.
“Untuk penerapan GEP atau tata kelola sumur minyak kita terapkan secara bertahap, mulai dari sosialisasi GEP kepada penambang hingga menata lingkungan,” tandasnya.
Melalui sosialisasi dan pelatihan tersebut, penerapan standar keselamatan diharapkan semakin dipahami para penambang sehingga kegiatan produksi sumur minyak dapat berjalan dengan memperhatikan keselamatan pekerja, lingkungan, serta ketentuan teknis yang berlaku.