MUBA, Topik Sumsel — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memberikan imbauan terhadap warga yang bertempat tinggal di wilayah yang kerap terjadi banjir dan longsor.
“Kami mengajak khususnya bagi warga Muba yang tinggal di bantaran sungai, untuk berhati-hati dan mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan lantaran curah hujan saat ini masih cukup tinggi,” ungkap H Pathi Riduan saat ditemui diruang kerjanya.
Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG)
Ia mengatakan, prakiraan cuaca ekstrim yang terjadi di Musi Banyuasin dan bahkan di seluruh wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), akan terjadi hingga akhir bulan Februari 2025 ini.
“Namun kita berharap prakiraan itu tidak terlalu tepat, karena mengingat tahun kemarin kenaikan air memang lebih besar,” ujarnya.
Siagakan Personil BPBD Muba
Walaupun cuaca ekstrim saat ini di Muba belum terlalu signifikan, pihaknya tetap mensiagakan personil di beberapa wilayah yang berpotensi sering terjadi banjir, longsor dan pohon roboh.
“Kami sudah menstanbykan anggota 24 jam, jadi kita ada 3 shift karena yang sering terjadi khususnya di Kecamatan Sekayu banyak pohon yang roboh,” kata Pathi.
Banjir di Desa Kerta Jaya, Kecamatan Sungai Keruh
Terkait yang telah terjadi bencana yakni banjir di Desa Kerta Jaya, Kecamatan Sungai Keruh. Pihaknya juga telah menunjukkan respons cepat.
Dalam laporannya pada hari Minggu, 19 Januari, pukul 08.00 WIB, H Pathi Riduan mengungkapkan bahwa kondisi terkini di lokasi bencana menunjukkan perkembangan positif dan banjir juga telah surut.
“Berdasarkan pemantauan tim di lapangan, Tinggi Muka Air (TMA) telah surut secara signifikan, sehingga sebagian warga sudah mulai kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Sejak banjir melanda, Pemkab Muba dan BPBD Muba beserta tim lainnya telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak bencana. Ini termasuk pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi warga yang terdampak.
BPBD juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Meskipun kondisi mulai membaik, H. Pathi menegaskan pentingnya pemantauan berkelanjutan di lapangan untuk memastikan situasi aman bagi warga. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti arahan petugas.
H. Pathi Riduan berharap situasi di Desa Kerta Jaya dapat segera kembali normal sepenuhnya seperti sediakala.
“Kami mengapresiasi kerja keras tim yang telah sigap dalam menangani bencana ini. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan bekerja sama dalam menghadapi kemungkinan perubahan cuaca,” tambahnya.
Langkah sigap yang diambil oleh tim BPBD Muba ini mendapat apresiasi langsung dari Pj Bupati Muba, H. Sandi Fahlepi.
“Alhamdulillah, kondisi di lokasi saat ini sudah mulai membaik. Kami mengapresiasi kerja keras BPBD Muba dan tim terkait lainnya yang dengan sigap melakukan langkah-langkah penanganan sejak awal kejadian. Seluruh penanganan banjir atau bencana lainnya Pemkab Muba beserta jajaran akan menjalankan tugas dengan baik dan selalu menjadi atensi kami,” tegas H. Sandi Fahlepi.
Selain itu, H. Sandi juga menyampaikan bahwa ia dan beberapa OPD terkait melaksanakan Rapat Penilaian Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Triwulan III Bulan Desember Tahun 2024 dan Januari Tahun 2025 atas undangan Inspektorat Kemendagri di Jakarta. Ia memastikan bahwa kegiatan ini tidak akan mengganggu pelayanan masyarakat di Pemkab Muba, dan instruksinya adalah agar tim BPBD dan tim lainnya tetap memantau perkembangan banjir di Kabupaten Musi Banyuasin.