MUBA, Topik Sumsel — Kapolres Muba telah mengimbau pengusaha masakan minyak agar secara sukarela menutup sendiri tempat operasinya.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Muba AKP Imam Safi’i SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Muba AKP Morris Widhi Harto SIK saat menggelar press release di Mapolres Muba, Jum’at (15/9/2023).
“Jika tidak, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Karena hal ini telah merusak lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Imam mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah lokasi ilegal refinery di wilayahnya dan mengawasi aktivitas mereka secara ketat.
“Pabrik-pabrik ilegal ini seringkali menggunakan metode pengolahan yang tidak aman dan merusak lingkungan sekitarnya, termasuk mengkontaminasi air dan udara dengan limbah berbahaya,” ujarnya
Dijelaskan Kapolres, pihaknya telah bekerja sama dengan instansi terkait dan lembaga lingkungan untuk mengawasi dan memantau ilegal refinery tersebut.
Upaya ini juga didukung oleh laporan masyarakat yang prihatin dengan dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan ilegal ini.
“Alhamdulillah setelah turun ke lapangan ada 74 lokasi Refinery menutup, kedepannya akan terus dilaksanakan sifatnya pendekatan Ditingkat atas akan ada tim gabungan penertiban illegal refinery, jika masyarakat belum melakukan penutupan secara mandiri,” tandas dia.