PALEMBANG, Topik Sumsel — Menghindari terjadinya radikalisme jelang Pemilu 2024 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Direktorat Intelkam Polda Sumsel gelar Fokus Group Discusion (FGD), Senin (24/7/2033).
Dirintelkam yang diwakilkan oleh Wadir Intelkam AKBP Dwi Mulyanto SIK mengatakan, pelaku-pelaku paham radikalisme sampai saat ini masih terdeteksi bergerak.
Ua juga mengatakan, akan terus berusaha mengantisipasi dan meminimalisir hal tersebut hingga jelang pesta demokrasi Pemilu Serentak 2024 mendatang.
“Meski begitu, saya katakan bahwa situasi saat ini masih aman dan kondusif,“ katanya.
Menurutnya, supaya kondisi di Sumsel tetap aman dan kondusif, pihaknya terus mengantisipasi dan mengeliminir. Apalagi, soal munculnya isu-isu, konten-konten, seruan dan ajakan di media sosial, dari kelompok radikalisme. Meski, pemerintah sebelumnya sudah resmi membubarkan FPI dan HTI. Namun menurut Dwi, yang dibubarkan itu adalah organisasinya.
“Sementara, orang-orangnya atau pengikutnya, masih ada. Mereka masih bergerak di bawah permukaan,” tegas Dwi.