LAHAT, Topik Sumsel — Harapan puluhan warga Dusun IV Selpah, Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, untuk segera menikmati aliran listrik justru berujung kekecewaan.
Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) diduga menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku mampu mempercepat pemasangan jaringan listrik PLN di wilayah mereka.
Akibatnya, warga mengalami kerugian hingga hampir Rp100 juta. Meski demikian, hingga kini para korban masih mempertimbangkan untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
Peristiwa ini bermula ketika warga Dusun IV Selpah yang sejak lama belum menikmati aliran listrik PLN berinisiatif mencari cara agar jaringan listrik dapat segera masuk ke wilayah mereka. Upaya tersebut diprakarsai oleh seorang warga bernama Sahal yang memperkenalkan rekannya bernama Nasihin.
Sahal meyakinkan warga bahwa Nasihin mampu membantu mempercepat proses pemasangan listrik PLN ke dusun mereka. Padahal belakangan diketahui, Nasihin bukan pegawai maupun teknisi resmi dari PLN Lahat.