Ia menyebut kondisi kabut asap sebelumnya sempat cukup parah hingga jarak pandang berada di bawah satu mil. Namun, kondisi tersebut kini mulai membaik.
“Kami mengeluarkan Notice to Mariners sebagai pemberitahuan kepada pengguna jasa pelayaran. Sejak ada kabut asap, kemarin adalah yang terparah dari perhitungan jarak pandang, kurang dari satu mil. Alhamdulillah, hari ini sudah berkurang kabutnya,” tuturnya.
Dalam Notice to Mariners yang diterbitkan KSOP Kelas I Palembang, terdapat tujuh poin peringatan dan pemberitahuan kepada nakhoda selama kondisi kabut asap masih terjadi.
Pertama, kapal diminta berlayar dengan kecepatan aman. Kedua, nakhoda wajib menyalakan lampu navigasi dan memberikan isyarat bunyi sesuai ketentuan.
Ketiga, kapal harus mengaktifkan Automatic Identification System (AIS) serta memastikan seluruh peralatan navigasi berfungsi dan terus diaktifkan.
Keempat, kapal wajib memasang sosok benda, memberikan isyarat bunyi, dan menyalakan penerangan sesuai ketentuan internasional mengenai pencegahan tubrukan di laut.