PALEMBANG, Topik Sumsel — Warga di sekitar Waduk Talang Aman, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang anak laki-laki yang mengapung di permukaan waduk pada Jumat (24/7/2026) siang.
Korban diketahui bernama Ade Saputra (10), penghuni Panti Asuhan Arasyid yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dilaporkan hilang sejak Kamis (23/7/2026) malam setelah menunaikan salat Isya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban diduga berjalan seorang diri melewati kawasan waduk saat hendak kembali ke panti asuhan. Dugaan sementara, korban terpeleset ke dalam waduk dan tenggelam. Karena tidak dapat berenang, korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri.
Lokasi yang relatif sepi pada malam hari diduga membuat tidak ada warga yang mengetahui peristiwa tersebut.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melihat tubuh anak itu mengapung di permukaan waduk. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kemuning.
Mendapat laporan, personel Polsek Kemuning bersama Tim Inafis Polrestabes Palembang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah proses identifikasi, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Selatan untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Kemuning AKP Iklil Alanuari membenarkan adanya penemuan jasad seorang anak di Waduk Talang Aman.
“Kami menerima laporan dari warga terkait penemuan sesosok mayat anak yang mengapung di waduk. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Ade Saputra, berusia 10 tahun, penghuni Panti Asuhan Arasyid. Korban sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak Kamis malam usai salat Isya dan ditemukan pada Jumat siang dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Iklil.
Ia mengatakan, hingga kini penyidik masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
“Petugas masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan apakah korban terpeleset, terjatuh, atau terdapat penyebab lain yang mengakibatkan korban tenggelam. Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pengelola lembaga pengasuhan anak, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di sekitar sungai, waduk, maupun kawasan perairan lainnya guna mencegah kejadian serupa.
Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Kemuning dan Polrestabes Palembang. Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.