
“Dengan melakukan program ini nanti, kita bisa mengontrol sekaligus menstabilkan harga beras,” katanya.
Bupati Inovatif ini menambahkan, jika dalam stok Gabah Kering Giling, Banyuasin tidak mengalami kekurangan, namun kedepan agar lebih maksimal pabrik RMP Mulia Sari agar produksinya semakin baik.
”Di RMP Mulia Sari ini, gudang penampungan berkapasitas 300 ton, sedangkan produksinya mampu 20 ton perhari,” tambahnya.
Oleh karena itu, pihak BUMD nanti akan melihat apa saja yang akan diperbaiki, dan apa saja yang harus ditambah untuk memulai produksi di pabrik ini. Sehingga program beras dijual umum untuk masyarakat Banyuasin akan segera terealisasi tahun ini. (ril)