“Kemarau dan kabut asap ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, tetap jaga kesehatan dan gunakan masker jika beraktivitas,” imbaunya.
Selain tingginya kasus penyakit, penuhnya ruang perawatan RSUD Sekayu juga dipengaruhi banyaknya pasien rujukan dari puskesmas maupun daerah lain.
Ucu mengimbau agar pasien yang kondisinya masih dapat ditangani di tingkat puskesmas tidak langsung dirujuk ke RSUD Sekayu. Rujukan ke rumah sakit dapat dilakukan apabila kondisi pasien memang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Kalau kondisinya belum mengkhawatirkan, seharusnya bisa ditangani dulu oleh puskesmas. Kalau memang urgensi, baru bisa langsung ke RSUD,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kemungkinan kembali terjadi lonjakan pasien, pihak RSUD Sekayu telah menyiapkan sejumlah ruangan tambahan yang dapat digunakan apabila kapasitas ruang perawatan utama tidak mencukupi.
“Jika terjadi lonjakan pasien atau Kejadian Luar Biasa (KLB), kita telah menyiapkan ruangan tambahan. Ada beberapa gedung yang siap digunakan jika terjadi membludaknya pasien,” tutupnya.