MUBA, Topik Sumsel — Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Ira Yudila (11), korban tenggelam di Sungai Musi, Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 01.25 WIB dini hari, sekitar 1,4 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKK).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Banyuasin, Marko Susanto, mengatakan korban sebelumnya dilaporkan tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Musi pada Minggu (7/6/2026) sore.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, korban bersama beberapa temannya sedang mandi di Sungai Musi. Saat berada di tengah arus sungai, korban diduga mengalami kesulitan dan akhirnya tenggelam,” ujar Marko, Selasa (9/6/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Dusun II Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa. Mengetahui korban tenggelam, warga sekitar dan teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus sungai membuat korban tidak dapat diselamatkan dan hilang dari permukaan air.
Usai kejadian, keluarga korban bersama warga melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Karena korban belum ditemukan, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan kepada BPBD Musi Banyuasin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, BPBD Musi Banyuasin, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, Satpol PP, Dinas Sosial, perangkat desa serta masyarakat setempat langsung melakukan operasi pencarian.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti perahu karet Basarnas, perahu fiber BPBD Muba, mobil rescue, kendaraan operasional, alat pelindung diri (APD), serta mesin perahu untuk menyisir aliran Sungai Musi.
Setelah melakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan mengapung dan tersangkut di aliran sungai dengan jarak sekitar 1,4 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
“Begitu korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Marko.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR gabungan selanjutnya kembali ke posko masing-masing.
Marko juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan. Pengawasan terhadap anak-anak perlu ditingkatkan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.