Di tempat yang sama, Dosen FT Universitas Muhammadiyah Palembang Zukilfi Saleh yang juga seorang pakar mikrohidro mengungkapkan, keterlibatan mahasiswa dalam program ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung pengabdian kepada masyarakat. Sebab sampai saat ini setidaknya sudah ada 50 PLTMH yang dibuat oleh mahasiswanya.
“Sampai sekarang, sudah ada beberapa PLTMH yang dibangun mahasiswa secara swadaya. Kedepan, kami berharap teknologi model turbin ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga menjadi solusi bagi permasalahan penerangan di beberapa wilayah di Muara Enim,” jelasnya.
Upaya menghadirkan PLTMH di Kecamatan Semendo Darat Ulu serta pengembangan keilmuan dalam sektor energi terbarukan ini, juga mendapat dukungan penuh dari para alumni. Edwin Mauladi Gultom salah satunya yang ikut mengapresiasi upaya para mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Palembang ini.
“Kami mengapresiasi upaya adik-adik mahasiswa ini, sebab potensi sumber daya alam yang sangat besar di Muara Enim ini harus dapat disinergikan dengan sumber daya manusia yang ada. Tentunya untuk membantu kesejahteraan masyarakat Muara Enim dan kami sebagai alumni merasa terpanggil untuk itu,” pungkas Edwin.