MUBA, Topik Sumsel — Arsenio Arkan FC berhasil mencuri 3 point saat melawan Exsimbels Arsyfa FC dengan skor akhir pertanding 2-1, walaupun pada pertengahan babak kedua Tim Arsenio Arkan FC harus menerima kartu merah dari wasit.
Pada babak pertama, Arsenio Arkan FC berasil mengungguli pertandingan dengan mencuri satu angka yang dicetak oleh pemain dengan nomor punggung 23, Muchlis Rasyid Adtiya dengan gol sundulannya pada menit ke 11.
Namun hal tersebut tidak dibiarkan begitu saja oleh Tim Exsimbels Arsyfa FC, pada menit ke 15 skor pun dibalas dengan 1-1 yang dicetak oleh pemain bernomor punggung 11 yakni Jaka.
Keadaan pun kembali memanas lantaran Arsenio Arkan FC kembali berhasil mengungguli pertandingan dengan skor 2-1 yang dicetak oleh pemain dengan nomor punggung 9 yakni Aliff Ahmad Rayhan pada menit ke 35, dan skor tersebut berhasil ditahan hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, walaupun hingga akhir pertandingan Arsenio Arkan FC berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 2-1, Arsenio Arkan FC harus menerima sedikit pukulan lantaran salah satu pemainnya menerima kartu merah dari wasit saat berlangsungnya pertandingan babak kedua.
Atas tragedi kartu merah tersebut, Pelatih Arsenio Arkan FC, Alexander Saununu mengeluhkan dan mempertanyakan kenapa sampai pemainnya diberi kartu merah.
“Ya, memang cuaca sangat panas dan kondisi permainan cukup tegang. Namun seharusnya ada koordinasi terlebih dahulu antara wasit dan hakim garis, karena saat itu hakim garislah posisi yang paling terdekat,” tandas Alexander.
Seakan tak ingin terlena dengan kejadian tersebut, mantan pemain timnas ini mengungkapkan, pemain harus lebih sabar dan selalu bermain dengan hati yang dingin.
“Saya rasa seluruh tim juga ingin mempertahan keadaannya, ya walupun sulit tapi akan tetap selalu berusaha,” ungkapnya.(win)