PALEMBANG, Topik Sumsel — Warga di sekitar kawasan Pelabuhan Boom Baru dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di perairan Sungai Musi, tepatnya di dermaga PT Pelindo, Sabtu (11/4/2026) siang.
Korban kemudian diketahui bernama Muhammad Hafin (20), seorang mahasiswa asal Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.
Saat ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB oleh pegawai pelabuhan dan warga sekitar, kondisi jasad korban sudah dalam keadaan membengkak dan masih mengenakan pakaian lengkap. Di dalam saku celananya ditemukan kartu kunci kamar hotel, sementara di tangannya terdapat gelang tali berwarna hitam dengan huruf “F”.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk keperluan identifikasi lebih lanjut serta menunggu kedatangan pihak keluarga.
Petugas Piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Rahmadani, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Korban berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan belum diketahui identitasnya, namun di dalam saku celana terdapat kartu hotel,” ujarnya.
Suasana haru menyelimuti ruang kamar jenazah RS Bhayangkara saat keluarga korban datang. Halima (54), ibu kandung korban, tampak histeris dan tak kuasa menahan tangis saat melihat anaknya telah terbujur kaku.
“Kenapa kamu tinggalkan ibu, Nak…” teriak Halima sambil menangis.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui telah hilang kontak sejak Kamis (9/4/2026) malam. Berdasarkan pelacakan melalui ponsel, lokasi terakhir korban terdeteksi berada di The Zuri Transmart Palembang.
Pada Jumat (10/4/2026), keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarami. Petugas bersama keluarga sempat mendatangi hotel tersebut, namun korban tidak ditemukan. Di lokasi hanya ditemukan ponsel, identitas, serta barang-barang milik korban.
Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, membenarkan pihaknya menerima laporan orang hilang tersebut.
“Benar, kami menerima laporan orang hilang seorang mahasiswa. Saat ini keluarga sudah berada di rumah sakit,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.