“Kita jangan berfikir yang dipamerkan produk yang modern saja, kita punya juga produk yang traditional, banyak sekali variasi dari mulai kerajinan hingga kuliner. Kita ketahui Ogan Ilir kaya akan Sumber Daya Manusia yang kreatif,” tambahnya .
Herman Deru mengingatkan semua pihak untuk tetap mengedepankan prokes secara ketat, dalam menjalankan aktifitas dimasa pandemi Covid-19.
“Penyebaran Covid sejalan dengan mobilitas masyarakat. Interaksi masyarakat tinggi, jika tidak diikuti dengan protkes yang ketat bisa berpotensi penyebaran Covid. Karena itu kondisi yang sudah melandai sekarang ini harus diikuti disiplin prokes dan mempercepat vaksinasi,” terangnya.
Sementara Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar menuturkan, Ogan Ilir Expo menyediakan 58 stand yang melibatkan kalangan OPD, Bank Sumsel Babel, Hutama Karya, PTPN7 Cinta Manis dan 16 kecamatan yang ada di Ogan Ilir.
“Saya mengajak masyarakat Ogan Ilir untuk melihat Ogan Ilir Expo untuk mengetahui potensi Kabupaten OI yang sesunguhnya mulai dari kuliner, kerajinan, hasil pertanian, dan potensi lainnya,” tandasnya.