Direktur Samapta Polda Sumsel, Kombes Pol M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan ruang publik tetap aman dan tertib. Patroli dan penindakan ini adalah langkah preventif dan represif agar praktik premanisme tidak berkembang serta tidak meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Direktorat Samapta akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan Operasi Pekat Musi merupakan komitmen berkelanjutan dalam menekan penyakit masyarakat.
“Polda Sumsel ingin memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas. Penindakan ini adalah bukti bahwa Polri hadir, bekerja, dan bertindak tegas demi menjaga kenyamanan serta ketertiban di wilayah Sumatera Selatan,” tegasnya.