Perketat Disiplin Internal, Bidpropam Polda Sumsel Temukan Sejumlah Pelanggaran Personel

Personel Bidpropam Polda Sumsel memeriksa kelengkapan identitas dan dokumen kendaraan anggota saat pelaksanaan Operasi Gaktibplin di lingkungan Mapolda Sumsel, Rabu (17/6/2026).
750 x 100 AD PLACEMENT

PALEMBANG, Topik Sumsel Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Selatan kembali menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) di lingkungan Mapolda Sumsel, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat reformasi internal dan meningkatkan profesionalisme personel Polri, khususnya di jajaran Polda Sumsel.

Operasi yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu menyasar seluruh personel yang memasuki kawasan Mapolda Sumsel. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sikap tampang, kelengkapan identitas pribadi, surat-surat kendaraan bermotor, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan penggunaan kendaraan dinas.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Shandi Nugroho melalui Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam) Polda Sumsel Kombes Pol Raden Azis Safiri mengatakan, penegakan disiplin internal merupakan langkah fundamental dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

“Operasi Gaktibplin ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun organisasi yang profesional, berintegritas, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Kombes Pol Raden Azis Safiri di sela kegiatan.

Dalam operasi tersebut, personel Subbid Provos Bidpropam Polda Sumsel menemukan tujuh anggota yang melakukan pelanggaran disiplin berkendara.

Pelanggaran yang ditemukan antara lain Surat Izin Mengemudi (SIM) yang telah habis masa berlaku, kendaraan tanpa TNKB, tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), hingga tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.

Terhadap seluruh pelanggaran tersebut, petugas langsung memberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan internal.

Menurut Azis, langkah ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menegakkan aturan kepada masyarakat, tetapi juga menerapkan standar disiplin yang sama kepada seluruh personelnya.

Ia menambahkan, penegakan disiplin internal memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Personel yang disiplin dan taat aturan dinilai akan mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional, meningkatkan kualitas penegakan hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Disiplin merupakan identitas utama setiap anggota Polri. Sebelum menegakkan aturan kepada masyarakat, anggota Polri harus menjadi teladan dalam kepatuhan terhadap hukum dan peraturan. Integritas personel adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga marwah institusi,” tegasnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT