“Pesan voicenote tersebut juga sudah mencari tahu kebenarannya dan terungkap rekaman voicenote tersebut dibuat seorang orangtua tanpa keaslian berita yang bersangkutan saat ini menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang,”ungkapnya.
Yang bersangkutan juga sudah membuat surat pernyataan atas pesan voicenote yang dibuatnya tersebut.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan menambahkan tidak ada peristiwa penculikan anak yang terjadi di kota Palembang.
“Informasi yang beredar berita hoax. Jadi tidak ada peristiwa tersebut di Palembang,”tandasnya.