Ia menjelaskan, tahapan mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama di Pemkab Muba telah melalui proses uji kompetensi dan evaluasi kinerja, serta mendapat persetujuan dari instansi terkait di tingkat pusat.
Bupati juga memberikan apresiasi terhadap hadirnya pejabat yang berasal dari daerah lain. Menurutnya, hal ini menandai keterbukaan dan dinamika baru dalam manajemen ASN lintas daerah.
“Kita kini berada pada era pemerintahan yang semakin terbuka dan kolaboratif. Mobilitas talenta aparatur antar-kabupaten menjadi bagian dari penerapan manajemen ASN modern yang kompetitif dan berbasis merit,” ucapnya.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Bupati meminta agar segera melakukan serah terima jabatan dan aset secara menyeluruh, serta langsung bekerja menuntaskan target pembangunan.
“Sekarang sudah memasuki semester kedua. Jangan ada alasan menunda pekerjaan. Kita harus bergerak lebih cepat melaksanakan program yang telah direncanakan,” tegas Toha Tohet.
Ia juga mengingatkan bahwa capaian kinerja menjadi tolok ukur utama dalam penilaian dan penempatan jabatan ke depan.