“Mari kita jaga keamanan dan kenyamanan bersama. Jangan ada perayaan yang berlebihan. Tahun baru seharusnya menjadi momentum introspeksi diri agar ke depan menjadi pribadi yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Tahun Baru 2026 secara sederhana sebagai bentuk empati terhadap daerah-daerah yang tengah mengalami bencana.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Muba untuk merayakan pergantian tahun dengan sederhana, tidak berlebih-lebihan, dan lebih banyak diisi dengan doa serta kebersamaan bersama keluarga. Ini merupakan bentuk solidaritas dan empati kita kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” tuturnya.
Doa bersama lintas agama ini diharapkan dapat mempererat persatuan, memperkuat toleransi, serta membawa harapan agar Tahun 2026 menjadi tahun yang lebih aman, damai, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.