“Sampai saat ini belum ada pemberian anggaran dari Pemda. Tapi untuk persiapan PON sudah kita lakukan,” katanya.
“Mekanisme keuangan masa lalu yang terlambat pengajuan proposalnya. Tapi ini tidak mengganggu kinerja kita untuk atlet yang dikirim ke PON,” kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Umum Koni Provinsi Sumsel Tubagus Sulaiman mengatakan, buat resmi secara tertulis terkait masalah ketua Muaythai.
“Kami akan sampaikan langsung ke PB Muaythai. Karena yang memberhentikan harus melalui PB Muaythai. Jadi sampaikan surat rekomendasinya,” katanya.
“Atlet belum ditetapkan untuk yang ikut PON. Kami bekerja dari Januari 2024 tidak pakai anggaran. Kami berikan putusan yang adil untuk atlet di PON. Sampaikan suratnya ke kita, kita kirimkan ke PB Muaythai. Saya akan sampaikan dengan rekomendasi ke PB Muaythai untuk penggantian ketua cabor Muaythai,” pungkasnya.