“Temannya datang ke rumah minta baju, tapi ibu tidak memberikannya. Dari situ ibu merasa ada yang tidak beres,” tambah Erwan.
Merasa curiga, ibu korban langsung mendatangi pihak sekolah. Setibanya di SMA Bina Warga, pihak guru menyampaikan bahwa Winda tidak masuk sekolah pada hari tersebut.
“Setelah dicek ke sekolah, ternyata adik saya memang tidak hadir sama sekali,” jelasnya.
Sejak saat itu, keluarga berupaya mencari keberadaan Winda dengan mendatangi rumah kerabat dan teman-temannya. Namun hingga kini, keberadaan korban belum diketahui.
“Kami sudah mencari ke keluarga dan teman-temannya, tapi tidak ada yang tahu di mana adik saya berada,” ungkap Erwan.
Erwan juga menyampaikan ciri-ciri adiknya saat terakhir kali terlihat, yakni mengenakan hijab, berkulit sawo matang, berambut ikal sebahu, tinggi badan sekitar 150 sentimeter, serta mengenakan pakaian berwarna hitam dan celana jeans.
Pihak keluarga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Winda Agustin dapat segera menghubungi nomor 0895-3702-73032 atau melapor ke kantor polisi terdekat.