Diakui Neliani potongan video yang beredar di media sosial diduga direkam salah seorang wali murid itu menunjukkan kondisi bangunan sekolah yang sudah usang. Ruangan tersebut adalah bekas mushola dan UKS sekolah.
Selain itu, lapangan sekolah juga sudah bolong-bolong.
Neli menyebut dulu pernah pihak sekolah sudah pernah mengajukan perbaikan, namun untuk kelanjutannya ia tidak terlalu mengerti.
“Dulu pernah (diajukan perbaikan) tapi tidak terlalu paham saya. Kalau mau lengkap nanti ditanyakan ke Kepala Sekolah saja sebab beliau lagi tidak di tempat, ” katanya.
Salah satu ruangan kelas yang plafonnya rusak sudah tidak digunakan dan dipindahkan ke ruang lain.
“Ada satu kelas yang rusak plafonnya. Tapi karena rusak, jadi dipindahkan ke ruang lain, ” tutupnya.