930 x 180 AD PLACEMENT

Tasya Permata Sari, Cahaya dari Ngulak yang Membawa Obor Harapan PEPARPROV V Sumsel

Tasya Permata Sari pembawa obor Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) ke-V Sumatera Selatan.
750 x 100 AD PLACEMENT

“Menjadi seorang disabilitas saat remaja tidak mudah. Saya sering minder bila bertemu orang. Saat tamat SMP saya bahkan tidak mau lanjut ke SMA dan memutuskan tinggal di Sentra Budi Perkasa Palembang,” kenangnya lirih.

Di Sentra Budi Perkasa, Tasya awalnya mengikuti pelatihan menjahit. Namun, di sela waktu luang, ia bermain bulu tangkis — hobi masa kecil yang kemudian mengubah jalan hidupnya. Bakat itu menarik perhatian pelatih dari NPCI Sumatera Selatan, yang kemudian membimbingnya secara serius menapaki dunia para bulu tangkis.

“Tahun 2019 saya ikut kejuaraan tingkat provinsi tapi kalah. Waktu itu Pak Suwartomo, pelatih di Sentra Budi Perkasa, bilang jangan berhenti. Dari situ saya mulai latihan sungguh-sungguh,” kisahnya.

Perjuangan keras Tasya berbuah manis. Di bawah asuhan NPCI Sumsel, teknik dan mentalnya kian matang. Hasilnya, ia meraih medali emas di Peparnas Papua 2021 dan kembali mengulang prestasi gemilang itu di Peparnas Solo 2024.

Kini, olahraga bukan lagi sekadar kegiatan, tapi bagian dari jati dirinya.

Pages: 1 2 3 4
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT