“Personel Polsek Ilir Timur II yang menerima informasi mengenai rencana bentrokan langsung mendatangi lokasi dan sempat membubarkan kedua kelompok pada pertemuan pertama,” ujar Musa, Minggu (8/3/2026).
Namun setelah petugas meninggalkan lokasi, kedua kelompok kembali berkumpul dan tawuran kembali pecah.
“Ketika petugas kembali ke lokasi untuk membubarkan massa, korban sudah ditemukan dalam kondisi terjatuh dengan luka tusuk yang cukup parah,” jelasnya.
Korban kemudian dievakuasi ke RS Mohammad Hoesin Palembang, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Dari keterangan sejumlah saksi, penyidik menduga dua orang berinisial U.A dan M. terlibat langsung dalam bentrokan tersebut. Keduanya diduga membawa senjata tajam jenis penusuk saat kejadian.
Saat ini kedua terduga pelaku masih dalam pengejaran oleh tim Satuan Reskrim Polrestabes Palembang.
“Saat ini tim sudah bergerak melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Kami juga meminta dukungan masyarakat agar segera memberikan informasi jika mengetahui keberadaan mereka,” kata Musa.