PALEMBANG, Topik Sumsel — Sebanyak 113 personel Polda Sumsel diterjunkan pada pelaksanaan Operasi Pekat 2 Musi tahun 2023.
Kali ini, sasaran dari operasi ini yakni penindakan dan penegakan hukum terhadap jenis kejahatan atau tindak pidana penyakit masyarakat.
Operasi Pekat 2 Musi tahun 2023 ini buka Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Reza Herasbudi SIK MM dan dihadiri personil yang terlibat dalam kegiatan Operasi Pekat 2 Musi Tahun 2023 di Lantai 7 Gedung Presisi Polda Sumsel, Selasa (8/11/23).
Dalam pelaksanaan latpraops pekat 2 Musi Tahun 2023 ini juga dilaksanakan paparan Karo Ops Kombes Pol Reza Herasbudi, SIK, M.M dan dilanjutkan oleh instruktur dari Dit Intelkam, Dit Samapta, Dit Narkoba dan Dit Reskrimum Polda Sumsel sebagai bentuk pemahaman setiap personel yang terlibat dalam kegiatan operasi ini.
Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Reza Herasbudi, SIK, M.M menjelaskan bahwa berdasarkan surat telegram Kapolda Sumsel Irjen Pol. A.Rachmad Wibowo, SIK tentang Operasi Kepolisian Kewilayahan terkait operasi mandiri kewilayahan yaitu operasi pekat 2 Musi Tahun 2023.
“Kegiatan operasi ini akan dilaksanakan selama 12 hari yang dimulai dari tanggal 8 November 2023 sampai dengan 19 November 2023,” jelasnya.
Dikatakan Reza, selama 12 (dua belas) hari pelaksanaan operasi pekat ini dilaksanakan dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang mengedepankan kegiatan penegakan hukum dalam rangka cipta kondisi di wilayah hukum Polda Sumsel. Sebanyak 133 (seratus tiga puluh tiga ) personel Polda Sumsel yang dilibatkan dalam kegiatan Operasi Pekat 2 Musi Tahun 2023 ini.
“Operasi Pelat 2 Musi ini tujuannya untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang mantap dan kondusif di wilayah hukum Polda Sumsel dari berbagai bentuk kejahatan penyakit masyarakat serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terutama dalam mencegah terjadinya tindak pidana yang berhubungan dengan penyakit masyarakat di wilayah hukum Polda Sumsel,” ungkapnya.
Untuk itu, diharapkan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini agar melaksanakan dengan penuh tanggung jawab. “Hindari tindakan arogan yang dapat mencederai hati masyarakat,” ungkap Karo Ops.