“Setelah korban tidak berdaya tersangka pergi meninggalkan korban di bawah jalan setapak hingga ditemukan warga ,” katanya.
Dihadapan polisi tersangka Zulkarnain mengaku dirinya dan korban baru saling kenal. Percekcokan terjadi lantaran sakit hati dengan ucapan korban yang sangat kasar.
“Saya sakit hati karena dia mencaci maki dengan kata-kata kasar yang membuat saya membunuhnya,” ujar Zulkarnain.
Sebelumnya tersangka Zulkarnain sempat menjemput korban di Jalan Panca Usaha karena mau pergi ke suatu tempat. Katanya dia mau ikut kami,” singkatnya.
Korban EA dihabisi tersangka menggunakan senjata tajam jenis pisau sepanjang 15 cm. Sebelumnya Zulkarnain mengkonsumsi alkohol.
“Pisau yang gunakan untuk membunuh korban sudah tiga hari saya bawa. Setelah membunuh korban pisaunya saya buang ke Sungai Musi,”ungkapnya.