Selain itu, menurut pengakuannya, ia sempat bertemu dengan seorang pendaki perempuan yang juga mengaku berpapasan dengan pria yang sama. Dalam percakapan tersebut, pria itu disebut melontarkan sejumlah pernyataan yang membuat para pendaki merasa takut.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait yang membenarkan identitas maupun kebenaran seluruh pernyataan yang disampaikan dalam video tersebut.
Menanggapi beredarnya informasi itu, Ketua Balai Registrasi Gunung Dempo (BRIGADE), Dian Saputra, mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan atau mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpancing dengan informasi yang beredar terkait dugaan adanya pendaki yang menakut-nakuti pendaki lain di jalur Gunung Dempo. Kami masih menunggu informasi yang valid dan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan maupun pihak berwenang,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pendaki untuk tetap mematuhi aturan pendakian, menjaga keselamatan, serta segera melapor kepada petugas registrasi atau aparat keamanan apabila menemukan aktivitas yang dianggap mencurigakan selama berada di kawasan Gunung Dempo.