PALEMBANG, Topik Sumsel — Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Selatan, Taufik Husni, angkat bicara terkait insiden ledakan tabung gas LPG 12 kilogram yang menewaskan tiga orang dan melukai enam lainnya di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sabtu (31/1/2026) siang.
Taufik menegaskan, peristiwa ledakan tabung gas yang menimbulkan korban jiwa bukan sekadar musibah biasa, melainkan dapat mengarah pada tindak pidana jika ditemukan unsur kelalaian dalam proses distribusi maupun penggunaan.
“Kasus ledakan tabung gas LPG yang sampai merenggut nyawa manusia merupakan peristiwa serius dan harus diusut secara menyeluruh,” tegas Taufik Husni.
Saat ini, YLKI Sumsel masih menunggu hasil uji laboratorium forensik yang dilakukan pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Menurut Taufik, hasil tersebut akan menjadi dasar penentuan apakah kejadian dipicu oleh kelalaian konsumen, faktor teknis tabung, atau unsur lain.
“Jika nanti ditemukan kelalaian manusia atau konsumen, tentu aparat penegak hukum yang akan menyimpulkan. Namun yang perlu digarisbawahi, kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi dan selalu menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat,” ujarnya.