Dari empat orang rekannya yang belum diketahui keberadaan salah satunya bernama adalah Ipin merupakan anak kandung Rusdianto.
“Belum diketahui keberadaan mereka berempat handphone-nya juga tidak bisa dihubungi. Ipin itu anak saya yang berada di kapal itu, selain anak kandung saya ada juga sepupu,”ungkapnya.
Kepada pihak kepolisian dan aparat terkait Rusdianto berharap agar bisa menemukan keberadaan empat nelayan Sungsang yang belum ditemukan pasca peristiwa penembakan terjadi.
“Kami minta untuk membantu mencari empat nelayan yang belum diketahui posisi dimana,”harapnya.
Sementara itu, Dirpolairud Polda Sumsel Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan belum merespon saat berusaha dikonfirmasi.
Diketahui dalam insiden penembakan Salah satu nelayan bernama Yogi Pratama (26) warga Desa Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin harus dilarikan ke rumah sakit Islam Ar-Rasyid setelah mengalami luka tembak di bagian lehernya.
Peristiwa terjadi pada Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 13:00 WIB berawal ketika Yogi bersama delapan orang lainnya menjaring ikan di perairan laut Birik.