Akhirnya bersama suami dan keluarganya Nur’aini didampingi anggota Pos Pangkalan Sandar Upang dievakuasi ke ambulance apung.
“Perjalanan dari Upang ke Palembang memakan waktu sekitar satu jam lewat jalur sungai Musi dan akhirnya sampai ke dermaga 7 Ulu selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bunda proses melahirkan lewat operasi ceasar alhamdulillah berjalan lancar anaknya laki laki dalam keadaan sehat,”jelasnya.
Anak laki laki Nur’aini diusulkan diberi nama Cakra Buana Samapta atau Arnavat Dharpa Mahe.
Aipda Ardianto kembali menegaskan Personel Polairud Polda Sumsel siap memberikan layanan kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah perairan sesuai dengan moto Polri, Polri hadir untuk masyarakat.
“Masyarakat yang berada di perairan yang membutuhkan bantuan transportasi dalam keadaan darurat untuk tidak segan segan untuk menghubungi kami, kami stanby 24 jam secara gratis,”tandasnya.