930 x 180 AD PLACEMENT

BBPJN Dialokasikan Rp 267 Milliar Untuk Jalinteng Wilayah Muba

750 x 100 AD PLACEMENT

SEKAYU, Topik Sumsel – Kerusakan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), tepatnya jalan penghubung Betung-Musi Rawas (Mura) yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat, akhirnya mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Komisi IV DPRD Sumsel melakukan inspeksi ke Jalinteng wilayah Kabuaten Muba mulai dari ruas Jalan Betung-Sekayu-Mangun Jaya hingga ke Kabupaten Mura, bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Sumsel dan pihak PU Bina Marga Provinsi Sumsel, Kamis (27/1/2022) kemarin.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel M F Ridho mengatakan, pihaknya juga telah melakukan rapat bersama dengan pihak BBJN. Pada rapat tersebut, BBJN mengatakan pemerintah pusat telah menyediakan anggaran untuk perbaikan jalan negara tersebut.

“Akhir bulan Februari, Insha Allah sudah mulai pelaksanaan lapangan, mungkin sudah ada kontraktor yang akan melaksanakannya. Kami berharap perbaikan ruas jalan ini bisa maksimal, sebab banyak titik-titik kerusakan bukan hanya dari batas Betung tetapi mulai dari Kabupaten Banyuasin sudah mulai banyak jalan berlubang, tetapi yang paling parah di wilayah Muba,” ujarnya.

Ridho mengungkapkan, pihaknya berharap dengan anggaran Kontrak Tahun Jamak (Multi Years Contract) ini bisa dijalankan sesuai kaidah Multi Years Contact pada umumnya.

“Setahu saya Multi Years Contract itu pembayarannya yang bertahap, tetapi pelaksanaan kontrak pekerjaan fisiknya bisa diselesaikan lebih cepat, tetapi memang pembayarannya lebih lambat dari pada fisiknya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Ridho juga menyebutkan dari hasil rapat, diungkapkan pula bahwa pada tahun 2022 dianggarkan 70 milyar tahun 2023 sekian miliar dan 2024 sekian miliar, pihaknya pesimis penanganan jalan-jalan di ruas Kabupaten Muba – Kabupaten Mura ini bisa memberikan perbaikan signifikan.

“Jika bisa dipercepat pekerjaannya dengan serapan anggaran yang lebih besar, tentu masyarakat yang melintasi jalan tersebut bisa melihat hasil yang Signifikan. Mudah-mudahan ini bisa ditindak lanjuti, Mulai dari ruas jalan Betung- Sekayu- Mangun Jaya sampai Kabupaten Mura pekerjaan hasil yang signifikan dengan kondisinya dilapangan,” lanjutnya.

Ridho menegaskan, jangan sampai ada perbaikan tetapi hasilnya tidak terlihat, sebab untuk perbaikan jalan ini, BBJN dialokasikan anggaran sebesar Rp 267 miliar.

“Sudah saya sampaikan sebelumnya, jika penyerapan anggaran Multi Years Contract ini harus bisa maksimal hasilnya, jangan sampai habiskan anggaran, kontrak baru, dan juga mengahbiskan pekerjaan fisiknya. Itu sama sekali tidak mencerminkan Multi Years Contract,” tegasnya.

Sementara, Kabid Preservasi II BBPJN Heru Setiawan mengatakan, paket pekerjaan jalan ini nantinya dilakukan dengan kontrak SBSN Multi Years untuk paket pekerjaan dari 2022 sampai 2024.

“Efektif pelaksanaanya sepanjang 62 KM, Insyaallah tuntas 100 persen untuk diruas jalan ini,” ungkapnya.

“Untuk lama pekerjaan sendiri Multi Years Contract ini tiga tahun. Namun, jika progres pengerjaannya baik oleh kontraktorya, maka pekerjaan akan bisa selesai lebih cepat, setahun atau satu tahun setengah lebih cepat sudah bisa diselesaikan”, pungkasnya. (win)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT