Pada saat yang sama, sejumlah massa lainnya diduga melakukan perusakan terhadap kendaraan patroli jenis double cabin milik kepolisian. Kericuhan pun semakin meluas di lokasi kejadian.
“Di tengah situasi tersebut terdengar suara letusan yang hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui asal-usulnya. Setelah kejadian itu terdapat warga yang mengalami luka tembak,” kata Nandang.
Usai kericuhan, aparat keamanan mundur ke area mess PT BCP. Namun massa kembali berdatangan dan diduga melakukan pembakaran serta perusakan terhadap sejumlah fasilitas mess karyawan perusahaan.
Saat aksi pembakaran berlangsung, seorang warga bernama Ali (25), warga Dusun Kecapi, Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik dan mengalami luka bakar.
Selain korban meninggal, dua warga lainnya mengalami luka tembak. Korban pertama, Zainal Abidin (50), warga Dusun 01 Desa Tebing Suluh, mengalami luka pada bagian perut sebelah kiri. Sedangkan korban kedua, Mat Umar (43), warga Dusun 01 Desa Tebing Suluh, mengalami luka pada bagian paha kiri.