LAHAT, Topik Sumsel — Kondisi Jalan Lintas yang menghubungkan Kota Pagar Alam dengan Kabupaten Lahat, tepatnya di wilayah Kecamatan Tanjung Sakti dan Kecamatan Jarai, kembali menuai keluhan masyarakat. Ruas jalan tersebut dipenuhi lubang dan mengalami kerusakan di sejumlah titik yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Warga menyebut kerusakan jalan tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan menyeluruh. Akibatnya, setiap pengendara yang melintas harus ekstra waspada, terutama pada malam hari maupun saat hujan ketika lubang-lubang di badan jalan tertutup genangan air.
Selain menghambat aktivitas masyarakat, kondisi jalan yang rusak juga disebut telah berulang kali menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Meski berbagai keluhan telah disampaikan kepada pihak terkait, hingga kini masyarakat menilai belum ada langkah konkret yang mampu menyelesaikan persoalan tersebut.
Mulsa, warga Desa Terkul, mengaku kecewa dengan lambannya penanganan kerusakan jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut.
“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak. Lubangnya semakin parah dan sangat membahayakan pengguna jalan. Kami kecewa karena sampai sekarang belum ada perbaikan yang benar-benar menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Menurut Mulsa, ruas Jalan Lintas Pagar Alam–Lahat merupakan kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Karena itu, ia berharap instansi terkait segera mengambil tindakan sebelum kembali terjadi kecelakaan.
“Kami minta Balai Besar jangan tutup mata. Jangan tunggu ada korban berikutnya baru bergerak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Samsul, warga Kecamatan Jarai. Ia menilai masih banyak titik jalan di kawasan Jarai yang mengalami kerusakan cukup parah dan hingga kini belum mendapatkan penanganan yang memadai.
“Di kawasan Jarai ini masih banyak jalan yang rusak parah. Sampai sekarang belum juga ada perbaikan dari Balai Besar Jalan. Kami sangat menyayangkan kondisi ini karena sudah terlalu lama dibiarkan,” katanya.
Masyarakat berharap pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar Jalan Lintas Pagar Alam–Lahat kembali aman dan nyaman dilalui. Warga juga mengingatkan, apabila dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata, mereka siap menggelar aksi sebagai bentuk protes terhadap lambannya penanganan kerusakan jalan yang menjadi urat nadi transportasi tersebut.