Namun, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke sungai dan terbawa arus.
Melihat Danang tercebur, Sukadi berupaya memberikan pertolongan. Namun nahas, saat mencoba menyelamatkan korban, Sukadi justru ikut terseret arus dan tenggelam.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
“Setelah menerima informasi, personel Kantor SAR Palembang langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Raymond, Sabtu (8/8/2026).
Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan metode penyisiran permukaan air secara visual. Area pencarian mencapai sekitar 7 mil laut persegi (NM²).
Dalam operasi tersebut, petugas menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas serta speedboat milik Polair.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Tim SAR gabungan menemukan salah satu korban, yakni Sukadi.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi mengapung di tengah sungai, sekitar dua kilometer dari lokasi awal korban diduga tenggelam,” ungkap Raymond.