Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.30 WIB pada hari yang sama.
“Setelah menerima informasi, kami langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban,” ujar Raymond, Senin (8/6/2026).
Pada hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di atas permukaan air menggunakan perahu karet Basarnas dan perahu milik masyarakat. Area pencarian difokuskan pada radius sekitar 10 kilometer persegi ke arah barat laut dari titik korban dilaporkan tenggelam.
Untuk mengoptimalkan pencarian, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di sisi kanan aliran sungai, sedangkan SRU kedua melakukan pencarian di sisi kiri sungai.
Selain penyisiran di perairan, petugas juga menyebarkan informasi kepada masyarakat yang beraktivitas maupun bermukim di sepanjang bantaran Sungai Musi agar turut membantu pemantauan dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.